BRAZIL President: BRICS Heir to Bandung Non-Aligned Spirit

by -146 Views

Pada pertemuan Pertemuan KTT BRICS ke-17 di Museum of Modern Art (MAM) di Rio de Janeiro, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyatakan bahwa blok BRICS mencerminkan semangat Konferensi Asia-Afrika historis yang lebih dikenal sebagai Konferensi Bandung yang menentang dominasi oleh kekuatan utama dunia. Sementara itu, Presiden Indonesia Prabowo Subianto hadir sebagai anggota penuh BRICS untuk pertama kalinya.

Lula mengungkapkan pandangannya dalam pidatonya di KTT BRICS ke-17, bahwa BRICS merupakan manifestasi Gerakan Non-Blok Bandung. Ia juga menyoroti krisis multilateralisme yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia saat ini.

Presiden Brasil itu mengingatkan bahwa pembentukan PBB melambangkan kekalahan fasisme dan menjadi cahaya harapan bersama bagi umat manusia. Sebagian besar anggota BRICS saat ini adalah di antara penandatangan asli Piagam PBB.

Lula menyimpulkan dalam pidatonya bahwa BRICS merupakan pewaris Gerakan Non-Blok, sementara Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS sejak 1 Januari 2025. KTT ini menjadi forum bagi para pemimpin BRICS untuk mengatasi berbagai tantangan politik dan keamanan, reformasi lembaga tata kelola global, serta memperkuat kerjasama multilateral.

Selain itu, para pemimpin diharapkan membahas isu ekonomi dan keuangan yang mendesak, kesempatan untuk kolaborasi di sektor-sektor baru seperti tata kelola kecerdasan buatan, tindakan iklim dan perlindungan lingkungan, dan kesehatan global.

Source link