Infrastruktur jalan di Amerika telah lama menjadi perhatian, dengan lubang, bopeng, dan cacat yang tersebar di seluruh negeri. Namun, General Motors (GM) mencoba untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengajukan paten untuk sistem yang dapat memperingatkan pengemudi tentang kerusakan jalan sebelum mereka melihatnya.
Sistem GM ini menggunakan sensor dan kamera pada kendaraan untuk mengumpulkan data jalan seperti perpindahan suspensi, rotasi roda, dan getaran selama perjalanan. Data ini kemudian digunakan untuk menampilkan ketidaksempurnaan jalan secara real-time, seperti lubang atau genangan air, dan mengirim informasi tersebut ke awan melalui telematika dan GPS yang spesifik.
Selain itu, sistem ini juga akan memberikan Skor Pemeliharaan Jalan yang mencerminkan kondisi jalan yang bersangkutan. Jika kondisi jalan buruk, GM dapat mengirimkan informasi tersebut kepada petugas untuk segera mendapat perhatian. Sistem ini juga akan merekomendasikan rute alternatif kepada pengemudi jika terdeteksi adanya trotoar rusak.
Melalui inovasi ini, GM berharap dapat menghemat biaya perbaikan jalan yang dapat mencapai ribuan dolar bagi pengemudi. Namun, paten tersebut bukanlah satu-satunya upaya GM untuk memperbaiki pengalaman berkendara. Perusahaan juga telah mengajukan paten untuk sistem pencegahan kemarahan di jalan raya dan pengurangan silau lampu depan.
Diharapkan teknologi-teknologi ini bisa segera diterapkan di jalan raya dan membantu meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengemudi di Amerika. Meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan infrastruktur jalan di negara ini, langkah-langkah inovatif seperti yang dilakukan GM dapat memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.





