Prabowo: Peringatan Terhadap Serakahnomics Tanggal Mainnya

by -72 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggunakan istilah baru yang menyindir praktik ekonomi segelintir pihak yang dianggapnya sudah melebihi batas dan tidak kunjung jera: serakahnomics. Dalam pidato di Penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tahun 2025, Prabowo mengkritik elite yang terus menguras kekayaan negara tanpa rasa bersalah. Prabowo menegaskan komitmennya untuk menegakkan konstitusi dan menghadapi praktik koruptif dan tidak adil yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Presiden Prabowo juga mengekspresikan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang terus mengulangi kesalahan meskipun sudah diperingatkan berkali-kali. Ia menyebutkan bahwa mereka sudah sangat serakah dan tindakan mereka tidak masuk akal, tidak adil, dan tidak etis. Prabowo mengenalkan istilah “serakahnomics” sebagai representasi dari fenomena baru dalam ekonomi politik Indonesia, menggambarkan praktik ekonomi yang tidak masuk akal, tidak adil, dan tidak etis.

Pernyataan Prabowo segera menjadi kontroversi karena mencerminkan perilaku para elite dan pelaku ekonomi yang hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan dampaknya terhadap rakyat. Prabowo menekankan pentingnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan berjanji untuk mengambil tindakan tegas terhadap praktik-praktik yang melanggar hukum. Serakahnomics, sebagaimana yang diutarakan oleh Prabowo, adalah cerminan dari keadaan ekonomi yang tidak sehat dan tidak berkeadilan yang harus diubah demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Source link