Stellantis Memutus Hubungan dengan Hidrogen: Analisis Segmen Khusus

by -110 Views

Hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan listrik dengan sel bahan bakar telah menjadi topik yang banyak dibahas. Stellantis, produsen mobil terkemuka, pada awalnya tertarik untuk mengembangkan kendaraan komersial dengan teknologi hidrogen namun akhirnya menghentikan upaya tersebut karena tantangan infrastruktur pengisian bahan bakar yang belum terselesaikan secara global. Meski begitu, Toyota tetap berkomitmen pada pengembangan teknologi hidrogen jangka panjang, sementara Hyundai baru-baru ini meluncurkan Nexo baru dan melihat potensi pada truk sel bahan bakar seperti Xcient. Honda juga telah mengumumkan produksi modul sel bahan bakar generasi berikutnya dengan biaya lebih murah dan daya tahan lebih tinggi. Namun, Volkswagen dan merek khusus lainnya seperti Renault Alpine memiliki pandangan yang berbeda, dengan Volkswagen menyatakan bahwa teknologi hidrogen tidak layak untuk mobil penumpang dalam waktu dekat. Meskipun perkembangan teknologi sel bahan bakar terus berlanjut, infrastruktur pengisian bahan bakar yang memadai tetap menjadi tantangan utama dalam penggunaan kendaraan hidrogen di masa depan.

Source link