Ferrari akan segera meluncurkan mobil listrik pertamanya setelah mengumumkan rencananya pada tiga tahun lalu. Pengungkapan resmi akan dilakukan dalam beberapa tahapan, dimulai dengan pembukaan “jantung teknologi” pada 9 Oktober. Spekulasi tentang penundaan mobil listrik kedua telah beredar, tetapi CEO Benedetto Vigna telah menepis rumor tersebut. Meskipun belum ada pengumuman resmi tentang kedatangan mobil keduanya, Vigna tetap yakin dengan keberhasilan mobil listrik pertama Ferrari.
Sementara itu, pembicaraan tentang mobil listrik kedua dan ketiga dibantah oleh kepala eksekutif Ferrari selama panggilan pendapatan Q2 2025. Meskipun demikian, rumor tentang penundaan atau pembatalan mobil secara rutin beredar, dengan laporan tentang penundaan peluncuran mobil listrik kedua hingga tahun 2028. Meskipun harga mobil listrik Ferrari diperkirakan akan lebih dari $500.000, Ferrari tetap berkomitmen untuk mencapai target penjualan yang sebelumnya dinyatakan pada tahun 2030.
Ferrari juga tetap setia pada mesin V-12 meskipun tidak lagi menjadi andalan perusahaan. Di sisi lain, Lamborghini telah menunda peluncuran Lanzador hingga tahun 2029, menunjukkan ketidakpastian industri otomotif terhadap mobil listrik. Namun, Ferrari mengambil langkah pertama menuju ruang EV tanpa berusaha bersaing dengan mobil listrik lain yang sudah ada di pasar. Fokus Ferrari pada penawaran yang lebih terkendali tampaknya menjadi strategi yang cerdas di tengah tren yang terus berkembang dalam industri mobil listrik.




