Sekolah Rakyat: Solusi Harapan Baru Bagi Tanpa Ayah

by -178 Views

Anak Ibu Tunggal di Jakarta Mendapat Harapan Baru Melalui Sekolah Rakyat
Pada tanggal 16 Agustus 2025, Andra Farizki Ramdhani, seorang siswa kelas 10-4 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, menemukan harapan baru di tengah kehidupannya yang tanpa kehadiran ayah. Dibesarkan oleh ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga, Andra merasa tertolong dengan adanya Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun terbatas secara finansial, Sekolah Rakyat membuka jalan bagi Andra untuk meraih pendidikan yang layak. Menurutnya, tempat ini memberikan semangat belajar dan memungkinkan anak-anak yang kurang mampu untuk berkembang secara intelektual.

Andra, yang tinggal di sekolah berasrama, menceritakan pengalamannya yang penuh tantangan namun berharga. Kesibukannya termasuk rutinitas harian yang padat, mulai dari olahraga pagi hingga upacara sebelum masuk kelas. Meskipun rindu dengan ibunya, Andra juga menemukan kebahagiaan dalam persahabatan dengan teman-teman di asrama. Ia berbagi kamar dengan Fatir dan Reza, yang menjadi keluarga kecil baginya di lingkungan asrama.

Selain itu, fasilitas yang didapat di SRMA 10 melampaui ekspektasinya. Ruang belajar yang nyaman dan guru yang detail dalam menjelaskan membuatnya lebih fokus dan mudah untuk belajar. Andra juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mencoba berbagai hal mulai dari Paskibra hingga judo.

Meski hidup tanpa ayah, Andra tetap memiliki semangat dan cita-cita yang besar. Ia bercita-cita menjadi atlet judo dan melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai bentuk penghargaan pada ibunya yang selalu mendukungnya. Andra bersyukur karena bisa bersekolah tanpa beban biaya di Sekolah Rakyat, yang memberikan peluang besar bagi anak-anak yang kurang mampu.

Bagi Andra, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat untuk belajar, tapi juga pintu harapan. Dari ruang kelas hingga kamar asrama, semuanya membentuk pengalaman berharga yang membantu membangun kepribadian dan pengetahuannya. Dengan tekad yang kuat dan doa dari ibunya, Andra yakin bahwa semua mimpi dan harapannya akan menjadi kenyataan.

Source link