Artikel ini membahas tentang uji coba limo Nissan Leaf dengan baterai ganda yang dilakukan oleh Kyle Conner dari Out of Spec Testing. Leaf generasi pertama ini dilengkapi dengan baterai kecil 24 kilowatt-jam dan baterai cadangan 24 kWh kedua. Keduanya dihubungkan secara paralel dan diuji untuk melihat seberapa jauh mobil ini dapat dijalankan dalam kondisi “Kosong” dengan kontrol iklim menyala dan kecepatan antara 30 dan 50 mil per jam.
Selama pengujian, mobil masuk ke mode penyu setelah tujuh mil dari peringatan baterai lemah. Meskipun akselerasi terbatas, mobil masih mampu mempertahankan kecepatan 30 mph selama beberapa mil lagi. Setelah menempuh 18,9 mil, mobil tidak dapat melaju lebih jauh dan akhirnya berhenti. Namun, mobil masih menunjukkan sedikit masa pakai setelah baterai menunjukkan nol mil, menunjukkan bahwa pemilik mobil listrik tua masih bisa pergi ke tempat pengisian daya dengan aman.
Mengisi daya baterai Leaf yang lama setelah benar-benar kosong juga terbukti bisa dilakukan dengan cepat menggunakan adaptor CCS ke CHAdeMO. Meskipun uji coba ini mungkin tidak relevan untuk kebanyakan pemilik mobil listrik, namun menunjukkan bahwa mobil listrik lama tanpa sistem manajemen termal baterai masih memiliki sedikit masa pakai yang tersisa. Ini memberikan wawasan menarik tentang performa Leaf generasi pertama dengan dua baterai pada kondisi darurat.




