Merkuri Tinggi: Ancaman Bahaya bagi Anak

by -270 Views

Kasus keracunan makanan di SDN 12 Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat terjadi akibat konsumsi ikan hiu goreng yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun ikan hiu jarang dikonsumsi oleh sebagian orang, kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kandungan gizi ikan laut tersebut dan apakah aman untuk dikonsumsi. Dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Yogi Prawira, SpA menjelaskan bahwa beberapa ikan laut, seperti ikan tuna dan ikan hiu, memiliki kandungan merkuri yang tinggi dan berpotensi mengakumulasi zat-zat toksik sehingga berbahaya jika dikonsumsi, khususnya oleh anak-anak. Hal ini disebabkan oleh cemaran logam seperti merkuri di perairan laut yang dapat terpapar oleh ikan laut, meningkatkan risiko keracunan jika dikonsumsi. Melalui webinar, dr. Yogi menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam memilih jenis ikan laut untuk dikonsumsi, terutama bagi anak-anak, untuk mencegah kasus keracunan makanan seperti yang terjadi di SDN 12 Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat.

Source link