Ketua Komisi E DPRD Jatim: Singosari-Majapahit Jaya lewat Budaya

by -138 Views

Sosialisasi mengenai peran aktif masyarakat dalam pelestarian kebudayaan di Kabupaten Malang telah diselenggarakan pada Selasa, 30 September 2025. Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menegaskan bahwa kejayaan Kerajaan Singosari dan Majapahit tidak hanya berakar dari penjajahan, namun juga dari kekuatan budaya, sastra, seni, arsitektur, serta toleransi antarsuku dan agama. Ia menyampaikan pesan ini untuk menekankan pentingnya budaya dalam membentuk identitas bangsa yang kuat dan masih relevan hingga saat ini.

Contoh nyata dari nilai budaya yang dijaga adalah masuknya Islam ke Nusantara yang tidak menghapuskan budaya asli. Hal ini terlihat dari pentingnya Kalender Jawa yang dikembangkan oleh Sultan Agung Mataram, yang hingga kini masih menjadi warisan yang menyelaraskan sistem penanggalan Hindu, Islam, dan tradisi lokal. Politisi PDI Perjuangan, Redam Guruh Krismantara, juga menegaskan pentingnya memperkuat pelestarian budaya Nusantara di tengah arus globalisasi.

Selain itu, pemanfaatan teknologi juga diunggulkan dalam menjaga budaya, di mana teknologi dianggap sebagai kawan bukan musuh. Dengan memanfaatkan teknologi dengan baik, maka budaya Indonesia dapat dikenal hingga ke tingkat internasional. Dalam acara ini, turut hadir tokoh-tokoh budaya dan seni, seperti Ki Ardhi Purbo Antono dari Lesbumi PBNU, Paguyuban Amartya Bhumi Kepanjian, serta pegiat seni dan budaya se-Kabupaten Malang.

Sosialisasi ini berhasil memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya pelestarian kebudayaan bagi generasi muda, serta cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kekayaan budaya Nusantara. Hal ini sejalan dengan tujuan Sri Untari Bisowarno dan Redam Guruh Krismantara untuk menjaga dan menghidupkan warisan budaya Indonesia yang berakar dalam sejarah negeri ini.

Source link