Manfaat Supercharger V4 500 kW Tesla untuk Pengisian Daya

by -142 Views

Tesla telah meluncurkan supercharger ultra-cepat pertamanya di Redwood City, California, dengan kecepatan pengisian daya hingga 500 kilowatt. Perangkat keras baru ini bertujuan untuk memangkas waktu pengisian daya, mengurangi kemacetan, dan membuat perjalanan kendaraan listrik (EV) jauh lebih nyaman bagi pengemudi. Tesla sudah memiliki jaringan Supercharger yang merupakan jaringan pengisian daya cepat DC terbesar dan paling andal di Amerika Serikat.

Meskipun demikian, sebagian besar Supercharger Tesla saat ini masih menawarkan output maksimum 250 kilowatt. Namun, dengan semakin banyak kendaraan listrik dengan arsitektur 800 volt seperti Tesla Cybertruck, Lucid Gravity, dan Hyundai Ioniq 9, kecepatan pengisian daya yang lebih tinggi dapat diterima. Selain Tesla, jaringan pengisian daya lain seperti Electrify America, Ionna, dan ChargePoint juga telah meluncurkan pengisi daya dengan kecepatan 350-400 kW.

Tesla telah memasang kios V4 yang ramping dengan kabel lebih panjang dan desain baru, memungkinkan pengisian daya hingga 500 kW untuk EV ringan dan bahkan 1,2 megawatt untuk kendaraan Semi. Lemari V4 ini dapat mendukung arsitektur kendaraan dari 400V hingga 1.000V, memungkinkan berbagai model kendaraan untuk mengisi daya di stasiun-stasiun ini. Pemilik Cybertruck dapat mengharapkan pengisian daya sekitar 30% lebih cepat dengan kehadiran lemari V4, sementara pengemudi Model 3, Model S, Model X, dan Model Y tidak akan mengalami perubahan signifikan.

Tesla mengklaim bahwa lemari pengisi daya baru ini menggunakan teknologi elektronika daya yang ditingkatkan, menjadi yang paling andal di seluruh dunia. Saat peluncuran, hanya kendaraan Tesla yang dapat menggunakan Supercharger dengan kabinet V4, namun Tesla berencana untuk memberikan akses kepada EV non-Tesla pada kuartal keempat mengikuti pemeriksaan teknik akhir. Dengan penerapan kios 500 kW yang lebih luas, diharapkan perkembangan ini dapat membantu percepatan adopsi kendaraan listrik di masyarakat Amerika Serikat pasca-kredit pajak.

Source link