Dampak Gagal Panen Tembakau dan Garam: Turunnya Pendapatan Pajak Kendaraan di Sampang

by -60 Views

Pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sampang pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dari tahun sebelumnya. Administrasi Pelayanan (Adpel) Samsat Sampang, Wildan Mahbuby, menyatakan bahwa realisasi pajak kendaraan hanya mencapai 90 persen hingga akhir tahun 2025, menurun dari target 100 persen yang tercapai sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan mekanisme pembagian pendapatan serta kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami penurunan daya beli akibat gagal panen tembakau dan garam.

Kepatuhan membayar pajak kendaraan sangat penting karena berdampak pada hak pemilik kendaraan dalam klaim Jasa Raharja saat mengalami kecelakaan. Wildan menegaskan bahwa proses klaim akan lebih lancar jika administrasi pajak kendaraan tetap aktif. Oleh karena itu, masyarakat diingatkan untuk memastikan pembayaran pajak kendaraan tetap terjaga agar tidak terhambat saat terjadi kecelakaan. Selain itu, pembagiannya dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang, sehingga komitmen kepatuhan membayar pajak kendaraan sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas pendapatan daerah.

Source link