Industri otomotif terus berupaya mengikuti perkembangan permintaan pelanggan. Ford, salah satu produsen mobil terkemuka, mengubah strateginya dari kendaraan listrik murni ke kendaraan bahan bakar campuran. Dengan target mencapai 50% penjualan kendaraan listrik dan hibrida pada tahun 2023, Ford memperkenalkan Universal EV Platform untuk mendukung ekspansi ini. Platform EV generasi berikutnya akan menghadirkan kendaraan listrik yang efisien dan terjangkau, mulai dari truk listrik hingga model kendaraan hibrida seperti F-150 Lightning EREV dengan jarak tempuh 700 mil.
Revisi rencana Ford+ juga termasuk pengurangan produk dengan kinerja rendah dan peningkatan investasi pada produk yang menghasilkan pendapatan. Ford akan fokus pada kendaraan yang dapat meningkatkan volume penjualan, dengan menawarkan opsi gas, hibrida, dan listrik jarak jauh untuk hampir semua kendaraan yang ada. Selain itu, Ford akan memasuki pasar solusi penyimpanan energi dengan menggunakan kembali kapasitas produksi baterai untuk sistem penyimpanan energi komersial dan perumahan.
Langkah-langkah yang diambil Ford ini sejalan dengan tujuannya untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050. Dengan memprioritaskan kendaraan yang ramah lingkungan dan menyediakan berbagai opsi bahan bakar, Ford berupaya untuk tidak hanya memenuhi harapan pasar, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan infrastruktur energi. Selain itu, Ford juga menaruh perhatian pada keberlanjutan bisnisnya dengan peluang baru dalam bidang penyimpanan energi dan jaringan distribusi.





