Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berlangsung selama masa libur sekolah, meskipun ada desakan untuk mengalihkan anggaran program tersebut ke penanganan korban bencana alam di Sumatera. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa ketersediaan nutrisi bagi anak-anak dan kelompok rentan harus tetap menjadi prioritas utama tanpa gangguan. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menolak keras usulan untuk menghentikan program tersebut dengan alasan pentingnya memastikan kelompok B3 (ibu menyusui, ibu hamil, balita) terus mendapatkan asupan gizi yang memadai tanpa jeda.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga menegaskan bahwa anggaran untuk penanganan bencana dan program MBG dikelola secara terpisah dengan keduanya mencukupi. Purbaya menyatakan bahwa anggaran penanganan bencana sudah mencapai Rp 60 triliun dan pemerintah siap menutup potensi defisit APBN dengan dana sitaan senilai Rp 6,6 triliun dari Satgas Penyelamatan Keuangan Negara (PKH). Dengan demikian, program MBG tetap akan berjalan tanpa terganggu.
MBG Tetap Berjalan di Libur Sekolah, Anggaran Bencana Rp 60 T Cukup





