Mediasi Kenaikan Harga Batu Belah di Cilacap: Sopir Truk Setuju Rp950 Ribu

by -33 Views

Pada Senin (5/1/2026), mediasi antara pengusaha tambang batu dan sopir dump truk di Cilacap, Jawa Tengah berlangsung di rumah makan Pedesaan, Desa Selarang, Kecamatan Kesugihan. Para sopir dump truk memprotes kenaikan harga batu belah oleh penambang dari Rp90 ribu per kubik menjadi Rp150 ribu per kubik pada bulan Desember 2025. Dalam mediasi tersebut, terjadi negosiasi antara kedua belah pihak hingga akhirnya mencapai kesepakatan harga batu belah sebesar Rp950 ribu per rit. Selain itu, kesepakatan juga mencakup harga crop, base course, dan batu wadas. Para pengusaha tambang mengungkapkan bahwa kenaikan harga batu belah terjadi karena ketidakseimbangan antara hasil tambang dan biaya operasional. Bagyo, Ketua Paguyuban Slamet Selatan, menegaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan langkah bijak dan diharapkan dapat membawa keuntungan untuk kedua belah pihak. Yusuf, yang mewakili sopir dump truk, menyambut baik kesepakatan tersebut dan berharap dapat membawa kelancaran dan keuntungan bagi kedua pihak ke depan. Di Cilacap sendiri, terdapat sekitar 150 sopir dump truk yang tersebar di beberapa wilayah seperti Maos, Menganti, Pesanggrahan, dan Adipala. Kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara pengusaha tambang dan sopir truk, serta saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

Source link