Mengoptimalkan Kinerja Kulkas di Supermarket dengan Teknologi F1

by -24 Views

Inovasi dalam Formula 1 tidak selalu berakhir menjadi supercar mewah. Beberapa dari mereka justru berakhir di tempat yang paling tidak terduga, seperti lorong dingin di supermarket lokal Anda. Teknologi aerodinamis paling inovatif dari F1, yang dikembangkan oleh tim Williams F1, kini bisa ditemukan di lemari es supermarket yang familiar.

Salah satu inovasi yang menarik adalah penggunaan airfoil di bagian depan setiap rak lemari es. Airfoil ini dikembangkan oleh perusahaan Inggris Aerofoil Energy dengan teknologi dari Williams Advanced Engineering. Airfoil tersebut membantu menghentikan udara dingin dari bocor ke lorong, sehingga meningkatkan efisiensi unit dan kinerja kondensor.

Meskipun awalnya mungkin terdengar aneh, namun teknologi ini ternyata sangat efektif. Airfoil adalah sayap yang dapat menciptakan daya angkat, namun dalam kasus ini, bentuk tersebut difungsikan untuk mengarahkan udara ke dalam lemari es. Melalui serangkaian alat CFD, Williams dapat merancang airfoil untuk bekerja pada kecepatan udara yang lebih rendah, serta memastikan implementasinya yang murah dan efisien.

Dampak dari teknologi ini juga sangat signifikan. Lorong-lorong dingin di supermarket merupakan kontributor besar dari biaya energi, sehingga penggunaan teknologi ini dapat menghemat hingga 30% biaya energi. Berbagai supermarket besar di Inggris seperti Sainsbury’s, M&S, Tesco, dan ASDA telah mengadopsi teknologi ini dan mereka diperkirakan akan mendapatkan kembali investasi mereka dalam waktu kurang dari satu tahun.

Selain manfaat finansial, teknologi ini juga diakui secara luas. Teknologi sederhana ini bahkan dinominasikan untuk MacRobert Award pada 2018. Inovasi yang muncul dari hal-hal sehari-hari seringkali merupakan yang paling mengagumkan. Jadi, meskipun terdengar sederhana, teknologi airfoil dari F1 untuk lemari es supermarket membuktikan bahwa inovasi terbaik bisa datang dari hal-hal yang akrab.

Source link