Ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) XII melakukan aksi damai di depan Kantor Pemkab Bondowoso, menyoroti tuntutan terkait penegakan hukum dan perlindungan aset negara di Kebun Kopi Ijen dan Blawan. Dalam aksi solidaritas ini, para pekerja menekankan pentingnya jaminan keamanan serta penegakan hukum atas perusakan aset negara milik PTPN I Regional 5 di daerah tersebut. Konflik lahan yang berlarut-larut dan disertai intimidasi menjadi sorotan utama, dengan tindakan penebangan pohon kopi, perusakan tanaman, dan penguasaan lahan ilegal sebagai catatan terkait eskalasi konflik sepanjang tahun 2025. Ketua SPBUN XII, Bramantyo Atmaja, menyampaikan keprihatinan atas terhambatnya aktivitas operasional kebun serta hilangnya rasa aman dan pendapatan pekerja akibat konflik yang terjadi. Selain tuntutan penegakan hukum, aksi ini juga merupakan seruan untuk perlindungan dan kepastian keamanan dari negara, dengan harapan konflik dapat diselesaikan secara adil dan damai. Menyadari pentingnya merespons aspirasi para pekerja, pemerintah daerah, dan instansi terkait berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut dan menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam penyelesaian konflik. Seluruh pihak berharap agar upaya tersebut dapat membawa solusi yang positif tanpa mengganggu ketertiban umum, dengan kesadaran akan pentingnya perlindungan hukum dan keamanan bagi seluruh masyarakat dan pekerja terdampak. Menunjukkan solidaritas dan kepedulian, aksi damai ini diharapkan menjadi pijakan bagi penyelesaian konflik yang berkeadilan dan berdampak positif pada situasi di daerah tersebut.
Pekerja PTPN XII Demonstrasi Minta Perlindungan di Depan Pemkab Bondowoso





