Sebagai editor InsideEVs, saya terbiasa dengan pasar mobil listrik daripada pasar mobil bensin. Namun, bahkan saya terkejut ketika mengetahui Acura akan menghentikan sementara produksi crossover terlarisnya, RDX. Para dealer merasa kesal karena kehilangan model penting ini di tengah permintaan yang belum pasti untuk model listrik RSX yang akan datang. Masalah ini menjadi perbincangan dalam edisi Critical Materials, yang merangkum berita industri dan teknologi. Di antaranya adalah masalah Porsche di Tiongkok dan isu Greenland yang berdampak negatif pada saham otomotif.
25%: Dealer Acura Merasa Terbebani dengan Peralihan ke EV
Dealer Acura merasa kehilangan saat Acura memutuskan untuk fokus pada mobil listrik dan hybrid. Meskipun RSX menjadi penting bagi Honda dan Acura dalam hal elektrifikasi, dealer merasa kebingungan karena kehilangan crossover yang populer. Mereka takut bahwa model RSX tidak akan menyerap volume yang sama dengan RDX. Dealer sepakat bahwa strategi Acura yang hanya berfokus pada EV mungkin terlalu cepat untuk pasar.
50%: Masalah Porsche di Tiongkok Memburuk pada 2025
Porsche menghadapi penurunan penjualan di Tiongkok karena persaingan yang intens dalam pasar mobil listrik. Penurunan permintaan di Tiongkok membuat Porsche bergantung pada pasar Amerika Utara untuk menutupi kerugian. Namun, seperti yang dialami Acura, langkah yang diambil di Amerika Utara juga tidak selalu mudah.
75%: Saham Otomotif Turun di Tengah Isu “Greenland”
Presiden Trump mengancam untuk menerapkan tarif baru yang tinggi untuk negara-negara Eropa, menyebabkan turunnya saham otomotif, termasuk Volkswagen, BMW, dan Porsche. Rencana mengambil alih Greenland juga mengganggu pasar saham otomotif.
100%: Bagaimana Pabrikan Menentukan Komposisi Powertrain yang Tepat pada 2026?
Industri otomotif sedang berjuang untuk menentukan komposisi powertrain yang tepat. Pertanyaan apakah harus beralih langsung ke listrik atau mempertahankan bauran powertrain yang beragam masih menjadi perbincangan. Bagaimana menurut Anda? Tentukan pendapat Anda.





