Serikat Pekerja Mitra Patra Bercahaya (SP Mitra) menegaskan bahwa isu Union Busting yang sedang beredar di Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap tidak sesuai dengan fakta yang ada. Ketua SP Mitra, Bambang Prayitno, mengatakan bahwa isu tersebut tidak mewakili aspirasi maupun kepentingan seluruh Tenaga Alih Daya (TAD) di kilang tersebut. Menurutnya, isu Union Busting tersebut disebarkan oleh oknum pengurus Federasi Serikat Buruh Migas Cilacap (FSBMC), yang dianggap tidak mewakili kepentingan para TAD di Kilang Cilacap. SP Mitra berkomitmen untuk terus menjaga iklim hubungan industrial yang sehat, dinamis, dan harmonis dengan perusahaan serta KPI, khususnya Kilang Cilacap. Mereka menolak segala bentuk campur tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengganggu hubungan industrial yang saat ini berjalan dengan kondusif. Selain itu, SP Mitra menyatakan keberatan terhadap pemberitaan tidak berimbang di media terkait dugaan Union Busting di Kilang Cilacap. Mereka menegaskan bahwa isu tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan dan berpotensi menyesatkan opini publik. SP Mitra juga mempertanyakan legalitas FSBMC sebagai federasi serikat buruh/pekerja di Kilang Cilacap. Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai respons terhadap situasi yang berkembang di Kilang Cilacap terkait isu Union Busting.
Isu Union Busting di Kilang Pertamina Cilacap: Mitra Tegaskan Tidak Sesuai Fakta





