Selama ini, Formula 1 dan mobil klasik seringkali dianggap sebagai dua hal yang berbeda jauh. Formula 1 dikenal dengan teknologi canggihnya, sementara mobil klasik lebih menonjolkan kesederhanaan dan daya tarik klasiknya. Namun, ada sesuatu yang menarik ketika salah satu pengrajin restomod Porsche terkemuka, Singer, berkolaborasi dengan Red Bull Advanced Technologies, perusahaan di balik kesuksesan tim Formula 1 Red Bull Racing, untuk menyempurnakan restomod Porsche 911 atap terbuka mereka.
Proyek ini dimulai dengan mengambil Porsche 911 generasi 964 sebagai donor dan merombaknya secara menyeluruh. Singer tidak langsung memodifikasi mobil tersebut, namun mereka menggunakan teknologi simulasi canggih dari Red Bull untuk mengoptimalkan struktur sasis mobil. Dengan bantuan perangkat lunak Finite Element Analysis (FEA), mereka dapat mengidentifikasi titik-titik stres dan meningkatkan kekakuan mobil dengan menambahkan 13 struktur penguat berbahan serat karbon.
Hasilnya, kekakuan torsi mobil dapat ditingkatkan hingga 175% dibandingkan dengan mobil donor-nya. Hal ini tidak hanya berdampak pada angka, namun juga secara langsung meningkatkan handling, stabilitas, dan rasa percaya diri pengemudi. Chief Strategy Officer dari Singer, Mazen Fawaz, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Red Bull Advanced Technologies memastikan standar kualitas tertinggi untuk kendaraan mereka.
Selain itu, teknologi baru ini akan diimplementasikan pada seluruh lini model atap terbuka Singer, termasuk Porsche 911 Cabriolet gaya 930 Turbo. Mesin flat-six 3,8 liter twin-turbo dari Singer, yang dikembangkan bersama Cosworth, kini juga akan lebih lincah berkat peningkatan kekakuan mobil tersebut.
Kolaborasi antara Singer dan Red Bull ini tentu menjadi berita baik bagi penggemar mobil klasik dan penggemar Formula 1. Dengan adanya perpaduan antara teknologi canggih F1 dan pesona klasik mobil klasik, restomod Porsche 911 atap terbuka semakin memikat untuk dikendarai.





