Invasi Iran Memicu Kekhawatiran Stok BBM, Warga Berebut SPBU

by -68 Views

Pemerintah, melalui Menteri ESDM RI, mengungkapkan bahwa persediaan BBM nasional hanya mencukupi untuk 20 hari ke depan karena konflik antara AS, Israel, dan Iran pada akhir Februari 2026. Meskipun begitu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pasokan BBM di tingkat nasional masih mencukupi, dengan stok yang mencukupi untuk 20 hari ke depan.

Namun, kekhawatiran mulai timbul di kalangan masyarakat, terutama di Aceh di mana permintaan BBM mengalami lonjakan yang signifikan. Warga berbondong-bondong menuju SPBU, Pertashop, dan pedagang eceran untuk menimbun BBM dalam jeriken. Dalam video yang beredar terlihat antrean jeriken panjang menunjukkan bahwa warga membeli BBM dalam jumlah besar, bukan hanya untuk kendaraan mereka.

Meskipun demikian, Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menegaskan bahwa persediaan BBM di wilayah tersebut aman. Ia mencatat bahwa stok Pertamax mencapai 1,3 juta liter, Pertalite 4,3 juta liter, dan solar 2,3 juta liter. Kapal pengangkut BBM juga sudah bersandar untuk memastikan pasokan menjelang Idul Fitri, dengan distribusi BBM ke wilayah Gayo dilakukan setiap hari. Mustafa menekankan pentingnya agar masyarakat tidak terlibat dalam panic buying meskipun situasi yang serupa terjadi di daerah lain seperti Bener Meriah. Ada kekhawatiran bahwa masalah stok BBM bisa meluas ke seluruh wilayah di Indonesia.

Source link