Kontes Bandeng Kawak 2026 di kawasan Bandar Grissee, Gresik, menarik perhatian publik dengan bandeng jumbo seberat 19 kilogram yang menjadi juara pertama. Bandeng ini dibeli oleh Petrokimia Gresik dengan nilai Rp50 juta, menciptakan momen menarik dalam acara tersebut. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan Pentingnya Pasar Bandeng sebagai bagian dari identitas budaya dan warisan lokal yang harus dijaga. Tradisi ini tidak hanya secara budaya, sosial, dan ekonomi memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Pasar Bandeng telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) pada tahun 2025, bersama dengan lima karya budaya lainnya yang dijaga dan dipertahankan oleh masyarakat Gresik. Dalam acara tahun ini, juara pertama diraih oleh bandeng milik Syaifullah Mahdi dari Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, sekaligus mencatat rekor baru. Acara Pasar Bandeng 2026 merupakan contoh bagaimana tradisi, kebersamaan, dan perekonomian masyarakat bertemu dalam satu perayaan yang memukau.
Bandeng Bobot 19 Kg Raih Juara Kontes Gresik, Lelang Rp 50 Juta





