Pemerintah Kota Padang melihat pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Padang sebagai bagian integral dari visi mereka untuk membangun kota berbasis jasa, terutama di sektor kesehatan. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, beberapa langkah konkrit telah diambil, termasuk site visit dan koordinasi teknis untuk menyesuaikan pengembangan RSUP M. Djamil dengan rencana jangka panjang kota.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan pentingnya sektor kesehatan dalam transformasi Kota Padang menjadi kota jasa. Dia mengacu pada ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan, terutama lulusan perguruan tinggi seperti Unand, sebagai aset yang harus dioptimalkan dalam memperkuat sektor jasa kesehatan.
Dalam upaya mendukung pengembangan RSUP M. Djamil, Pemerintah Kota Padang juga mulai membuka opsi pemanfaatan aset lahan milik pemerintah di sekitar area rumah sakit. Hal ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur dan layanan guna mengimbangi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, dan mitra internasional seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Beijing diharapkan dapat mempercepat realisasi rencana pengembangan RSUP M. Djamil. Melalui kerja sama ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan dan Kota Padang dapat menjadi pusat layanan kesehatan modern di wilayah Sumatera bagian tengah.





