Mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, bersama dengan Dokter Instalasi Gawat Darurat, dr. Gia Pratama, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak terlalu sering mengonsumsi ultra processed food (UPF) atau makanan yang diproses secara berlebihan. Dalam sebuah video yang dibagikan di akun media sosial Menteri Kesehatan, dr. Gia Pratama menjelaskan risiko jangka panjang dari mengkonsumsi makanan instan UPF, seperti sosis siap saji yang populer di masyarakat.
Meskipun banyak orang memilih makanan olahan karena kepraktisannya, namun makanan olahan seringkali kehilangan nutrisi asli. Produk seperti sosis, meskipun terlihat menggugah selera, sebenarnya memiliki kandungan daging yang kurang dari 40%, dengan tambahan bahan seperti tepung, perasa buatan, pewarna, dan pengawet. Dr. Gia menekankan bahwa mengonsumsi makanan semacam itu dalam jangka panjang dapat mengancam kesehatan, karena kandungan nutrisinya yang rendah.
Imbauan ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan dan mendorong masyarakat untuk memilih makanan yang lebih sehat. Dengan menyadari dampak negatif dari makanan olahan, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik.





