Paviliun Cahya in-Lite: Eksplorasi Cahaya & Arsitektur Nusantara di ARCH:ID 2026

by -56 Views

Arsitektur tidak hanya berkaitan dengan bentuk fisik bangunan semata, melainkan juga sebagai ekologi kolaboratif yang memungkinkan aliran pengetahuan lintas disiplin dan melampaui batas-batasnya secara sadar. Dengan tema “Skema Sintesa: Integrasi Kolaboratif Arsitektur” dalam event ARCH:ID 2026, disorotlah pentingnya penyatuan berbagai elemen menjadi satu kesatuan utuh. Dalam konteks ini, pencahayaan tidak hanya berdiri sendiri, tetapi berpadu harmonis dengan elemen-elemen ruang lainnya seperti arsitektur, material, budaya, dan pengalaman manusia.

In-Lite LED turut berpartisipasi dalam event tersebut dengan menghadirkan “Paviliun Cahya”, sebuah instalasi cahaya yang terinspirasi dari sintesa arsitektur Nusantara. Pada sesi in-Lite Talks dengan tema “Sintesa: Ruang, Seni, dan Cahya”, Commercial Director in-Lite LED, Fransiska Darmawan, menjelaskan bahwa instalasi ini adalah hasil kolaborasi in-Lite dengan para perempuan kolaborator sebagai bentuk interpretasi dari pemikiran Raden Ajeng Kartini.

Ditunjukkan bahwa pencahayaan tidak hanya sebagai elemen pelengkap, melainkan juga sebagai elemen integral yang harus diintegrasikan sejak awal proses desain. Dengan integrasi pencahayaan yang thoughtful sejak awal, dapat menciptakan ruang yang lebih kohesif, berkarater, dan memberikan pengalaman yang lebih kuat bagi penghuninya. Melalui “Paviliun Cahya”, interpretasi sintesa arsitektur Nusantara terwujud dalam sebuah instalasi transisi cahaya yang menggambarkan bagaimana cahaya membentuk ruang melalui proses sintesa dengan elemen arsitektural lainnya.

Source link