Harlah di Kepulauan: Penguatan Perempuan Fatayat NU Sumenep

by -53 Views

Peringatan Harlah Fatayat NU Sumenep di Pulau Sepudi

Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Nyai Dina. Foto: Istimewa.

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pulau Sepudi menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan di wilayah kepulauan. Kegiatan tersebut menjadi momen untuk memperkuat peran dan kedudukan perempuan dalam berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, dan keagamaan.

Fokus Pemberdayaan Perempuan di Wilayah Kepulauan

Dengan tema “Berdaya, Berdampak, Mendunia,” peringatan Harlah kali ini mencakup serangkaian kegiatan mulai dari santunan untuk kaum duafa, ziarah, penghargaan kepada ketua PAC dua periode, hingga diskusi terkait keperempuanan dan penguatan ekonomi lokal. Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Nyai Dina, menegaskan bahwa pemilihan Pulau Sepudi sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai simbol keinginan Fatayat NU untuk menjadikan kepulauan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gerakan pemberdayaan perempuan.

Mendorong Perubahan Nyata di Masyarakat

Nyai Dina menekankan pentingnya agar Fatayat NU mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan era digital. Kualitas sumber daya manusia kader menjadi fokus utama dalam memperkuat kapasitas organisasi, terutama di wilayah kepulauan yang dinilai memiliki potensi besar dalam gerakan perempuan berbasis komunitas.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal sebagai upaya menciptakan perempuan yang mandiri dan produktif. Fatayat NU diharapkan tidak hanya berkembang di pusat-pusat kota, tetapi juga turut serta dalam memajukan perempuan di wilayah terpencil, termasuk kepulauan.

Source link