Yogi Deri Hendrawan Sukses Budidaya Lele dengan Sistem Air Jernih di Banyuwangi
Pada Rabu (29/4/2026), Yogi Deri Hendrawan, seorang anak muda asal Desa Purwoharjo, Banyuwangi, memperlihatkan keberhasilannya dalam budidaya lele menggunakan sistem air jernih kepada Bupati Ipuk Fiestiandani. Dengan teknik yang ia pelajari dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Yogi mampu mengembangkan usahanya hingga meraup omset ratusan juta setiap bulannya.
Perjalanan Sukses Yogi Deri Hendrawan
Yogi memulai usahanya pada 2018 dengan tiga kolam berukuran 2m x 5m. Dengan bantuan kolam lele dari Dinas Perikanan Pemkab Banyuwangi, kini dia telah memiliki 50 kolam yang tersebar di tiga lokasi berbeda. Melalui penerapan sistem air jernih, Yogi rutin mengganti air kolam dua kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kualitas lele yang dihasilkan.
Keunggulan Budidaya Lele Yogi
Selain itu, Yogi juga menjaga kualitas ikan lele dengan memberikan pakan khusus ternak tanpa campuran pakan lain. Hal ini membuat daging lele yang dihasilkan memiliki cita rasa yang disukai konsumen dan bebas dari bau lumpur. Produksi yang stabil dan kualitas yang unggul membuat lele Yogi diminati di wilayah Banyuwangi Selatan.
Yogi merasa bahwa budidaya lele lebih menguntungkan dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Dengan masa panen yang cepat dan harga yang terjangkau, Yogi mampu panen setiap hari dengan jumlah rata-rata antara 6 kwintal hingga 1 ton. Ia bahkan berencana untuk memperluas usahanya agar dapat memasok kebutuhan pasar yang lebih luas.
Inspirasi Bagi Anak Muda Banyuwangi
Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kesuksesan Yogi Deri Hendrawan dan menjadikannya sebagai inspirasi bagi anak muda Banyuwangi lainnya. Melalui program Jagoan Tani, Bupati Ipuk berharap anak muda daerah dapat terinspirasi untuk turut terjun dalam bisnis pertanian dan peternakan sebagai cara menciptakan lapangan kerja sendiri.





