Ratusan Kader Posyandu di Banyuwangi Berpartisipasi dalam Jambore Kader 2026
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, telah membuka Jambore Kader 2026 di De Djawatan, Cluring, Banyuwangi. Acara ini dihadiri oleh ratusan kader Posyandu dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Mereka berkumpul untuk berbagi pengalaman, menunjukkan keterampilan, dan memperkenalkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis digital.
Kegiatan Memperingati Hari Posyandu
Jambore Kader 2026 digelar di kawasan wisata De Djawatan Forest, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring pada Selasa, 12 Mei 2026. Sebanyak 302 kader Posyandu ikut serta dalam acara tersebut yang bertujuan untuk memperingati Hari Posyandu. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi kepada para kader atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tingkat desa.
Hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, Ketua TP PKK Anna Nazili Hanim Mujiono, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Dr. Rahardian Indartosusilo, dan Ketua Research Group for Health and Wellbeing of Women and Children Susy Katikana.
Keterlibatan Kader Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan Digital
Para kader Posyandu dilatih untuk menggunakan aplikasi yang membantu dalam pengumpulan dan pelaporan data ibu hamil dan balita. Mereka juga mempelajari cara menggunakan data tersebut untuk meningkatkan program gizi di desa masing-masing.
Kegiatan Jambore Kader Posyandu tidak hanya menjadi ajang untuk unjuk kebolehan dalam berbagai keterampilan, tetapi juga upaya untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu. Melalui program ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat terus meningkat.
Program pelatihan ini telah berhasil membantu para kader untuk lebih memahami dan memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan. Sebanyak 40 Posyandu di Banyuwangi telah mendapatkan pendampingan program ini, dan hasilnya mulai terlihat dengan adanya penggunaan data kesehatan sebagai dasar untuk program layanan ibu hamil dan balita di tingkat desa.
Program serupa juga telah diterapkan di Kabupaten Maluku Tengah dan telah memberikan dampak positif. Jambore Kader 2026 diharapkan dapat memperkuat kapasitas kader Posyandu serta mendorong keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan desa.





