Kontroversi Perayaan Liga Barcelona Pasca Puasa Eropa

by -69 Views

Sneijder Kritik Perayaan Barcelona yang Berlebihan

Wesley Sneijder, mantan gelandang Real Madrid, mengungkapkan kritik pedas terhadap perayaan Barcelona setelah meraih gelar La Liga musim 2025/2026. Sneijder menyoroti parade bus terbuka dan antusiasme berlebihan para suporter yang dianggapnya tidak proporsional.

Kritik Terhadap Standar Klub

Sneijder menilai perayaan Barcelona sebagai indikasi penurunan standar klub. Ia mempertanyakan euforia yang ditunjukkan untuk trofi domestik sementara performa di level Eropa masih kurang memuaskan. Sneijder menyebut Barcelona belum mampu menorehkan prestasi signifikan di Liga Champions dalam lebih dari 10 tahun.

“Mereka merayakan gelar liga seolah-olah baru saja menaklukkan dunia sepak bola lagi,” ujar Sneijder menyoroti pemahaman proporsionalitas dalam perayaan Barcelona.

Perbandingan dengan Ronaldo

Sneijder juga menanggapi perbandingan yang mulai muncul antara pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, dengan Cristiano Ronaldo. Ia menegaskan bahwa membandingkan pemain berusia 18 tahun dengan pencapaian Ronaldo menunjukkan standar rendah yang diterapkan di Barcelona saat ini.

“Penggemar Barcelona yang membandingkan pemain berusia 18 tahun dengan Cristiano Ronaldo hanya berdasarkan gelar liga memberitahu Anda segalanya tentang betapa rendahnya standar di klub itu,” tegas Sneijder.

Lebih lanjut, Sneijder mengingatkan akan warisan luar biasa yang ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo selama kariernya di berbagai liga Eropa. Menurutnya, dominasi Ronaldo jauh melampaui pencapaian domestik Barcelona saat ini.

“Cristiano Ronaldo mendominasi Inggris, Spanyol, Italia, dan Eropa selama hampir 20 tahun,” tambah Sneijder.

Source link