Warga Tuban Antusias Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Balai Wartawan
Pemutaran film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ di Balai Wartawan, Tuban, Jawa Timur, mendapat sambutan yang antusias dari warga setempat. Acara nobar tersebut diinisiasi oleh sejumlah jurnalis, tokoh masyarakat, dan akademisi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tuban.
Meskipun hujan deras mengguyur Tuban, antusiasme warga untuk menyaksikan film tersebut tetap tinggi. Di antara penontonnya, Ayu (28) dari Tambakboyo, merasa bahwa film ‘Pesta Babi’ memberikan refleksi dan wawasan baru terkait dampak pembangunan di berbagai daerah.
Refleksi dan Pembelajaran dari Film
Ayu berpendapat bahwa film tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sosial di Papua dan daerah lain yang terdampak pembangunan. Ia menilai film ‘Pesta Babi’ sebagai sarana edukasi dan pembelajaran yang perlu ditonton oleh lebih banyak orang.
Menurut Ayu, film tersebut memberikan sudut pandang bahwa di balik program-program strategis nasional yang dijalankan, terdapat korban dan dampak yang dirasakan masyarakat. Hal ini menjadi pelajaran bahwa kebijakan yang terlihat baik juga masih memiliki dampak negatif yang perlu dipertimbangkan.
Penghargaan dan Harapan dari Penyelenggara
Penyelenggara nobar, Suwanto, menjelaskan bahwa tujuan dari pemutaran film ‘Pesta Babi’ adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi di Papua terkait pemusnahan hutan. Ia berharap bahwa melalui film ini, masyarakat dapat lebih memahami isu-isu sosial yang diangkat dan lebih sadar terhadap dinamika yang terjadi di negara ini.





