MPM Connect: Upgrade Skill Siswa SMK TSM Honda dengan Program Kolaboratif
PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) terus mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui program MPM Connect. Program kolaboratif ini menjadi sarana upgrade skill bagi siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim.
Sarana Kolaborasi dan Networking
MPM Connect merupakan wadah kolaborasi, networking, edukasi, dan pengenalan teknologi bagi siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim. Dengan tagline “Stay Connected Stay Ahead, Upgrade Your Skills Step Ahead”, program ini menghadirkan berbagai sesi sharing knowledge yang relevan dengan perkembangan teknologi sepeda motor Honda dan kebutuhan industri otomotif saat ini.
Selama tahun 2026, MPM Connect mengusung beragam tema edukatif. Mulai dari pengenalan model terbaru Honda, teknologi Honda eSP, teknologi EV dan loyalty program, sistem PGM-FI, Honda RoadSync, hingga materi mengenai Honda Big Bike.
Antusiasme Peserta Tinggi
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim dalam setiap kegiatan. Pada periode Januari hingga Maret 2026, jumlah peserta mencapai 4.826, terdiri dari 3.613 peserta unik dan 1.213 peserta yang mengikuti kegiatan lebih dari satu kali.
Program ini memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi. Sekolah binaan aktif mengirimkan siswa untuk mengikuti kegiatan edukatif yang diselenggarakan secara rutin.
Penekanan pada Layanan After Sales Service
Melalui MPM Connect, siswa dibekali pemahaman mengenai layanan after sales service yang berkualitas. Mereka diperkenalkan pada pentingnya kualitas layanan melalui kompetensi mekanik yang terstandarisasi, penggunaan tools dan perlengkapan kerja sesuai standar Honda, serta penerapan prosedur servis yang tepat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap layanan purna jual Honda.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim terus mendukung pengembangan sumber daya manusia vokasi yang unggul dan berdaya saing. Program edukasi yang dihadirkan akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. (Adv)





