Mengungkap Mitos Bahaya Lemak untuk MPASI Anak

by -38 Views

Banyak Orang Tua Keliru Soal Lemak pada MPASI Anak

Misconception seputar pemberian lemak pada anak-anak masih sering terjadi, terutama dalam konteks makanan pendamping ASI (MPASI). Hal ini dapat berdampak negatif pada status gizi anak karena seringkali asupan lemak dibatasi secara berlebihan. Dr. Ian Suryadi Suteja, seorang Spesialis Anak, membagikan pengalamannya menangani seorang balita perempuan berusia 20 bulan dengan berat badan di bawah normal. Berat badan seharusnya mendekati 11 kilogram, namun anak tersebut hanya memiliki berat sekitar 8,5 kilogram, menandakan kekurangan gizi yang cukup signifikan.

Orang tua sang anak ternyata memiliki latar belakang pendidikan yang baik, namun terlalu terpengaruh oleh informasi dari media sosial. Mereka menerapkan pola makan yang sangat ketat dengan menghindari gula, garam, dan bahkan lemak dalam MPASI anak. Dr. Ian menegaskan bahwa menganggap lemak sebagai hal yang selalu buruk tidaklah tepat, terutama dalam konteks pertumbuhan anak.

Kurangnya Pemahaman tentang Nutrisi pada Anak

Kejadian ini menunjukkan bahwa pemahaman orang tua mengenai nutrisi anak masih perlu diperbaiki. Memiliki pengetahuan yang akurat dan tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan dari media sosial sangat penting dalam memberikan asupan makanan yang seimbang dan sesuai untuk pertumbuhan anak.

Sebagaimana yang disampaikan oleh dr. Ian, lemak bukanlah musuh, terutama dalam konteks tumbuh kembang anak. Lemak yang tepat dan dalam jumlah yang cukup penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami jenis lemak yang baik bagi anak dan tidak menghindarinya secara berlebihan.

Sumber: Sindonews

Source link