Dinas Pendidikan Banjarnegara Pastikan Transparansi SPMB 2026
Gedung Dindikpora Banjarnegara. Dinas Pendidikan memastikan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan transparan, tanpa siswa titipan, serta didukung sistem online dan jaringan internet yang aman. (Foto: Istimewa)
Dalam rangka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses tersebut secara jujur, adil, dan transparan tanpa adanya siswa titipan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang SMP, Doko Harwanto, sebagai upaya untuk memastikan integritas seluruh tahapan SPMB.
Komitmen Bersama untuk Proses Penerimaan Murid Baru yang Bersih
Doko Harwanto menekankan bahwa pemerintah daerah dan birokrasi setempat telah berkomitmen sepenuhnya untuk menjaga proses penerimaan murid baru agar bebas dari praktik titipan dan manipulasi. Penandatanganan fakta integritas di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara juga akan dilakukan sebagai bentuk pengawasan bersama.
Perubahan Aturan dalam SPMB 2026
Pada SPMB tahun ini, terdapat perubahan aturan terutama pada jalur prestasi yang kini mempertimbangkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai salah satu unsur seleksi. Kuota jalur prestasi ditingkatkan menjadi minimal 25 persen, sementara kuota jalur domisili yang sebelumnya 50 persen kini menjadi minimal 40 persen.
Harapannya, dengan penambahan kuota jalur prestasi ini, siswa yang memiliki nilai TKA yang bagus akan memiliki kesempatan lebih besar untuk diterima di sekolah pilihannya.
Selain itu, terkait pelaksanaan sistem online, jaringan internet dan kesiapan operator di seluruh wilayah Banjarnegara telah dipastikan memadai, termasuk di daerah pegunungan. Meskipun demikian, potensi kepadatan akses pada hari pertama pendaftaran tetap diantisipasi untuk tidak mengganggu proses seleksi.
Dengan komitmen bersama dan perubahan aturan yang dilakukan, diharapkan SPMB 2026 di Banjarnegara dapat berjalan dengan lancar, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip integritas dan keterbukaan.





