Konsumsi gula berlebihan pada anak dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan kognitif mereka. Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), menekankan pentingnya untuk orang tua lebih bijak dalam memberikan asupan gula kepada anak-anak mereka, terutama sejak usia dini.
Gula Berlebihan pada Anak dan Dampaknya
Menurut Prof. Rini, anak yang mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan pada tahun pertama kehidupan mereka berisiko mengalami penurunan kecerdasan kognitif saat mencapai usia tiga tahun. Hal ini didasarkan pada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi gula berlebihan dan penurunan kemampuan kognitif.
Peran orang tua dalam memantau asupan gula anak menjadi sangat penting untuk mencegah penurunan kecerdasan ini. Kebiasaan memberikan makanan dan minuman manis sebaiknya dikurangi dan digantikan dengan pilihan yang lebih sehat dan bergizi.
Pentingnya Kesadaran Orang Tua
Melalui acara Grand Launching Acekid, Prof. Rini menyampaikan pesan penting ini kepada masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran akan dampak negatif konsumsi gula berlebihan pada anak, diharapkan orang tua dapat lebih memperhatikan pola makan anak-anak mereka.
Pengetahuan akan kesehatan anak, termasuk dalam hal nutrisi dan pola makan yang tepat, merupakan investasi jangka panjang bagi perkembangan anak. Dengan mengurangi konsumsi gula berlebihan, orang tua dapat memberikan fondasi yang lebih kuat bagi tumbuh kembang anak-anak mereka.





