Imigrasi AS Tolak Wasit Somalia Jelang Piala Dunia 2026 karena Isu Keamanan
Ditolak Masuk ke AS
Otoritas imigrasi Amerika Serikat mengambil keputusan tegas dengan menolak memberikan izin masuk kepada wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, pada Kamis, 11 Juni 2026. Padahal, Artan dijadwalkan untuk memimpin pertandingan dalam ajang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat.
Penolakan tersebut disebabkan oleh klaim dari pihak Washington yang menyatakan adanya dugaan keterlibatan Artan dengan anggota organisasi teroris tertentu. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat Artan adalah wasit berprestasi di bidang sepak bola internasional.
Proses Pemeriksaan dan Pemulangan
Omar Artan tiba di Miami dengan keyakinan bahwa semua persyaratan perjalanannya sudah lengkap. Namun, ia langsung diamankan oleh petugas setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut setibanya di bandara. Proses pemeriksaan terhadap Artan berlangsung intensif selama lebih dari 11 jam sebelum akhirnya dia diproses untuk pulang ke Istanbul, Turki.
Informasi dari pejabat senior Gedung Putih pada masa pemerintahan Donald Trump mengungkapkan bahwa isu keamanan menjadi faktor utama dalam penolakan tersebut. Dugaan keterlibatan dengan organisasi teroris menjadi alasannya.
Pernyataan Pejabat
Pejabat senior Gedung Putih pada masa pemerintahan Donald Trump mengeluarkan pernyataan resmi terkait penolakan tersebut. Mereka menegaskan bahwa keamanan nasional merupakan prioritas utama dalam konteks kedatangan pengunjung internasional.
Oleh karena itu, pemerintahan Trump memastikan tidak ada ancaman keamanan yang dapat memasuki negara itu. Proses deportasi cepat dilakukan untuk memastikan Artan tidak bisa masuk ke Amerika Serikat berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan.





