Poliwangi dorong UMKM di Banyuwangi Naik Kelas
Sebuah inisiatif menarik datang dari tim dosen Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) yang turut memajukan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen tersebut memberikan pendampingan kepada Ikatan Wanita Berlian (IWB) di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi.
Perbaikan Kemasan dan Pembukuan
Salah satu fokus program yang dijalankan adalah penguatan usaha produk eco-enzyme melalui perbaikan kemasan dan pembukuan sederhana. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat tata kelola usaha anggota IWB. Ketua tim pengabdian, Sandryas Alief Kurniasanti, S.ST., M.M., menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar para pelaku usaha bisa lebih terampil dalam mengelola usaha mereka dengan baik dan berkelanjutan.
Dalam pendampingan ini, tim dosen menemukan sejumlah kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, terutama terkait dengan pengelolaan keuangan dan penentuan harga jual produk. Banyak anggota IWB yang masih bingung dalam memisahkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga, sehingga sulit untuk mengetahui untung rugi dan perkembangan usaha secara jelas.
Pelatihan dan Pembukuan Sederhana
Untuk mengatasi masalah tersebut, peserta program diberikan pelatihan pembukuan sederhana, termasuk cara mencatat modal, pemasukan, pengeluaran, dan keuntungan usaha. Mereka juga diajarkan untuk memisahkan uang pribadi dengan uang usaha agar modal tetap terjaga. Hal lain yang ditekankan adalah pentingnya mengembalikan modal produksi terlebih dahulu sebelum menghitung laba dari penjualan.
Pembukuan bukanlah sesuatu yang rumit. Dengan pencatatan yang sederhana, para pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan usaha mereka secara lebih jelas dan tertata. Selain itu, dalam program ini juga dilakukan perbaikan kemasan produk eco-enzyme agar lebih menarik dan memiliki nilai tambah sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui inisiatif ini, diharapkan para anggota IWB bisa meningkatkan profesionalisme dalam mengelola usaha, menjaga stabilitas modal, dan tentu saja, meningkatkan kesejahteraan keluarga. Produk eco-enzyme yang dihasilkan oleh mereka juga memiliki manfaat yang luas, mulai dari pembersih rumah tangga, pupuk organik, hingga pestisida alami.





