Kenali Fakta Seputar Konsumsi Vitamin C agar tidak Takut
Terkadang, kita merasa ragu dalam mengkonsumsi Vitamin C karena khawatir akan potensi dampak negatifnya pada kesehatan jangka panjang. Beberapa orang mungkin mengkhawatirkan risiko gangguan ginjal atau lambung yang perih akibat asupan vitamin C yang berlebihan.
Dampak Kesehatan Jangka Panjang
Dr. Cecep Hermawan, seorang dokter dan influencer kesehatan, menjelaskan melalui akun Instagramnya bahwa kekhawatiran tersebut memiliki dasar medis. Tubuh manusia memiliki batasan dalam menyerap Vitamin C, sehingga kelebihan vitamin tersebut akan diubah menjadi oksalat, sebuah limbah bagi tubuh.
Menurut dr. Cecep, penumpukan oksalat dapat menjadi masalah serius jika bertemu dengan kondisi urine yang pekat akibat dehidrasi. Hal ini dapat meningkatkan risiko pembentukan kristal yang menyebabkan batu ginjal. Selain itu, sifat asam dari vitamin C juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang-orang dengan lambung sensitif.
Batas Konsumsi Vitamin C
Memahami batasan konsumsi Vitamin C sangat penting untuk mencegah dampak negatif pada kesehatan jangka panjang. Merujuk pada nasihat dr. Cecep Hermawan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi mengenai dosis yang tepat sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.
Sebaiknya, pilihlah sumber Vitamin C alami seperti buah-buahan dan sayuran, selain suplemen. Dengan demikian, kita dapat memperoleh nutrisi yang cukup tanpa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan pada kesehatan tubuh.





