Istighosah dan Doa Kebangsaan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo
Pada Jumat (26/6/2026) malam, ribuan masyarakat bersama para masyayikh dari berbagai pondok pesantren di Malang Raya berkumpul di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo. Mereka memanjatkan doa keselamatan bagi bangsa dan negara dalam acara Istighosah dan Doa Kebangsaan dengan tema “Mengetuk Pintu Langit, Merajut Persatuan”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Jauhar Muharram dan diinisiasi oleh Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah.
Antusiasme masyarakat begitu besar, terlihat dari sekitar 15.000 jamaah yang memadati lokasi acara dengan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian dan persatuan. Suasana acara berlangsung khidmat sejak dimulai, dengan lantunan shalawat yang mengiringi doa-doa dipimpin para masyayikh. Ribuan jamaah larut dalam munajat, memohon agar Indonesia senantiasa diberkahi dengan keberkahan, keamanan, dan kedamaian.
Memperkuat Persatuan dan Nilai-Nilai Kebangsaan
Perwakilan dari Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Ahmad Ibrahim Zainul Akbar atau Gus Zen, menyampaikan harapannya agar Indonesia dijaga dan dilindungi oleh Allah SWT. Melalui kegiatan ini, mereka berikhtiar untuk memperkuat persatuan dan memupuk nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan yang ada. Gus Zen menekankan pentingnya kerukunan dan kebersamaan sebagai modal utama untuk menjaga keutuhan Indonesia.
Selain mendoakan keselamatan bangsa, jamaah juga secara khusus memanjatkan doa bagi Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Doa tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program strategis nasional demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Acara Istighosah dan Doa Kebangsaan ini menjadi bukti bahwa upaya membangun Indonesia tidak hanya melalui pembangunan fisik dan kebijakan, tetapi juga melalui kekuatan doa bersama. Dari Malang, ribuan jamaah bersatu memohon agar negara ini selalu dalam perlindungan-Nya, dipersatukan dengan kokoh, dan dipimpin oleh pemimpin yang amanah demi terciptanya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Sumber: Suara Indonesia





