Ayah Almarhumah Dokter Icha Datang ke DPRD TTU
Ayah kandung dr. Icha Gabriel Pakaenoni datang untuk memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Timor Tengah Utara (TTU) setelah sebelumnya terjadi pengaduan terkait kasus pemaksaan dan intimidasi yang dialami oleh almarhumah Dokter Icha. Gabriel Pakaenoni didampingi oleh kuasa hukumnya ketika mendatangi DPRD TTU pada Senin, 6 Juli 2026.
Panggilan Terkait Kasus Kontroversial
Pemanggilan ini merupakan langkah lanjutan dari pengaduan yang diajukan oleh Dokter Icha sebelum meninggal dunia. Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan intimidasi dan perlakuan tidak manusiawi yang diterima Dokter Icha saat bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Leona pada 13 Juni 2026.
Surat panggilan dari BK DPRD TTU dengan Nomor: 003/BK/DPRD tanggal 4 Juli 2026 telah diterima oleh ayah Dokter Icha. Namun, dalam proses pemanggilan tersebut, pihak BK DPRD TTU disebut melarang kehadiran kuasa hukum Gabriel Pakaenoni tanpa alasan yang jelas.
Ketidakjelasan Larangan Pendampingan
Kuasa Hukum Viktor Emanuel Manbait menyatakan keberatannya atas larangan BK DPRD TTU terhadap pendampingan oleh kuasa hukum. Beliau mempertanyakan dasar hukum yang digunakan untuk melarang pendampingan tersebut dan meminta penjelasan resmi dari BK DPRD TTU terkait hal ini.
Hingga saat ini, pihak media masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari BK DPRD TTU terkait alasan di balik larangan pendampingan terhadap Gabriel Pakaenoni selama proses pemanggilan. Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelahnya.





