Solusi Pencemaran Sungai di Kalitidu Bojonegoro: DLH Beri Lima Rekomendasi Tegas
Tampak aliran sungai di Kalitidu Bojonegoro yang tercemar limbah dapur SPPG. (Foto: Aji/Suara Indonesia)
Penanganan Pencemaran Sungai Kali Batas
Dugaan pencemaran Sungai Kali Batas akibat limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro menimbulkan keprihatinan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro telah turun tangan dalam menangani masalah ini.
Setelah melakukan investigasi di lapangan, Tim DLH mengeluarkan lima rekomendasi tegas untuk Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kalitidu guna memulihkan kualitas lingkungan sekitar. Sekretaris Dinas Lingkungan, Fatoni, menegaskan pentingnya langkah-langkah yang harus diambil pihak SPPG.
Rekomendasi dan Tindakan yang Harus Dilakukan
Tim DLH Bojonegoro mendorong pengelola SPPG untuk segera menyusun dokumen lingkungan dan berkoordinasi aktif dengan pihak terkait. Mereka juga menyarankan penambahan grease trap sebagai langkah penyaringan kotoran sebelum limbah masuk ke bak tampungan.
Selain itu, pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan bak menjadi hal yang wajib dilakukan oleh SPPG. Uji laboratorium berkala juga diperlukan untuk memastikan baku mutu air limbah di titik outlet. Seluruh hasil uji laboratorium harus dilaporkan secara rutin kepada DLH.
Langkah terakhir yang dituntut adalah pembuatan perjanjian tertulis yang jelas dengan pihak ketiga terkait prosedur pengambilan endapan limbah dari bak tampungan.
Dampak Pencemaran terhadap Kesehatan Masyarakat
Sementara itu, Dinas Kesehatan Bojonegoro belum memberikan tanggapan resmi terkait dampak pencemaran Sungai Kali Batas. Warga sekitar sungai mulai resah atas aroma busuk yang menyengat dan telah mengeluhkan kondisi ini sejak beberapa waktu lalu.
Kasus ini pertama kali mencuat ketika aliran sungai yang melintasi Desa Panjunan dan Desa Kalitidu tercemar limbah dapur, memicu reaksi negatif dari warga yang tinggal di sekitar sungai tersebut.
Perlu adanya tindakan cepat dan efektif dari semua pihak terkait untuk mengatasi masalah ini demi keberlangsungan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.





