Komitmen Pemkab Banyuwangi dalam Memperkuat Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI atas komitmennya dalam memperkuat pemenuhan hak dasar masyarakat melalui program pembangunan inklusif. Hal ini disampaikan dalam acara audiensi dan sosialisasi program Penilaian HAM di Banyuwangi yang dihadiri langsung oleh Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah, beserta jajaran komisioner.
Komitmen Terhadap Pembangunan Berbasis Hak Asasi Manusia
Di hadapan jajaran Komisioner Komnas HAM, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa pembangunan daerah ini difokuskan pada pendekatan human-centered development atau pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai pencapaian telah terlihat, seperti penurunan angka kemiskinan hingga 6,13 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 75,17, usia harapan hidup mencapai 74,43 tahun, dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen pada tahun 2025.
Berbagai program unggulan di sektor pendidikan dan kesehatan juga terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mencapai inklusivitas dan kesetaraan. Mulai dari program Siswa Asuh Sebaya, Banyuwangi Mengajar, hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif, semua dirancang untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak.
Di bidang kesehatan, Banyuwangi telah mengembangkan layanan preventif yang inovatif, seperti Mall Orang Sehat, Jemput Bola Rawat Warga, dan layanan telekonsultasi 24 jam melalui OASIS Wangi. Pemkab Banyuwangi juga turut memperluas layanan kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus melalui program Agage Pintar dan Lebur Seketi.
Peran Banyuwangi dalam Menjadi Percontohan Pembangunan Berbasis Hak Asasi Manusia
Dengan berbagai inovasi dan komitmen yang ditunjukkan, Pemkab Banyuwangi layak diapresiasi atas upayanya dalam memperkuat pemenuhan hak dasar masyarakat. Hal ini pun membuat Banyuwangi dipilih sebagai salah satu daerah yang akan dinilai dalam kategori nilai-nilai HAM dalam pembangunan daerahnya. Semoga langkah Banyuwangi dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di tanah air untuk merangkul prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam setiap kebijakan pembangunan yang dilakukan.





