Sambut HUT RI ke-81 dengan Bungo Ameh: Koleksi Nusantara Sumbar

by -46 Views

SASKARA Hadirkan Koleksi Bungo Ameh untuk Memperingati HUT ke-81 RI

Menghadapi peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, brand lokal SASKARA mengeluarkan koleksi terbaru dalam rangkaian Koleksi Nusantara, yakni Bungo Ameh, yang mengambil inspirasi dari kebudayaan dan keindahan Sumatera Barat. Didesain oleh Andya Kartika, koleksi ini mengusung seni tenun khas Ranah Minang yang memperkaya perlengkapan ibadah untuk wanita maupun pria.

Simbol Kebudayaan Ranah Minang dalam Bungo Ameh

Bungo Ameh, yang dalam bahasa Minang berarti “Bunga Emas”, menggambarkan keindahan, kemuliaan, dan nilai luhur dalam budaya Minangkabau. Nama ini sejalan dengan filosofi SASKARA bahwa setiap ibadah harus dikerjakan dengan penuh keistimewaan dan ketulusan. Dari mahkota Suntiang yang megah hingga motif kain Songket khas Sumatera Barat, koleksi ini merupakan perpaduan indah antara nilai seni dan kearifan budaya.

Seni tenun Songket telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, sering digunakan dalam perayaan-perayaan penting dan sakral. Melalui Bungo Ameh, keelokan motif Songket dan kecantikan bunga dari mahkota Suntiang disatukan dalam perlengkapan ibadah modern yang mencerminkan ajaran Islam serta nilai-nilai tradisi dan seni tenun Sumatera Barat.

Filosofi Hidup Masyarakat Minangkabau dalam Bungo Ameh

Kehadiran Bungo Ameh tidak hanya sebagai produk fesyen, tapi juga sebuah representasi dari falsafah hidup masyarakat Minangkabau, “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”, yang menegaskan harmoni antara adat, syariat Islam, dan ajaran Al-Qur’an. Ini sejalan dengan visi SASKARA untuk menyajikan perlengkapan ibadah yang menggambarkan kehormatan dan ketundukan kepada Sang Pencipta.

Dengan 6 pilihan warna yang tersedia, koleksi Bungo Ameh include prayer set (mukena, sajadah, dan pouch) dan hijab untuk wanita, serta sarung untuk pria, menggunakan bahan satin silk yang berkualitas. Perlengkapan ibadah tersebut dirancang kompak agar mudah dibawa saat bepergian, sehingga memadukan fungsionalitas dan keindahan dalam satu kesatuan.

Sejak berdiri pada tahun 2018, SASKARA telah secara konsisten mengangkat keberagaman budaya dan keindahan alam Nusantara lewat koleksi-koleksi mereka. Dengan hadirnya Bungo Ameh, mereka tidak hanya merayakan warisan budaya, tapi juga memberikan apresiasi yang tak terhingga pada kemegahan Indonesia kepada masyarakat luas.

Source link