Penumpang Melahirkan di KMP Gerbang Samudera, Ibu-Bayi Selamat

by -49 Views

Perjalanan Warda, 24 tahun, dari Bogor menuju Bali berubah menjadi proses persalinan darurat di tengah penyeberangan. Penumpang asal Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, itu melahirkan seorang bayi laki-laki di dalam Bus Sinar Jaya yang berada di KMP Gerbang Samudera 2, Kamis (1/10/2026).

Persalinan berlangsung ketika kapal masih menjalani aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Warda yang bepergian seorang diri diketahui sedang mengandung dengan usia kehamilan sekitar 38–39 minggu, atau telah mendekati waktu persalinan.

Kontraksi saat kapal masih di Pelabuhan Ketapang

Kapolsek KP3 Tanjung Wangi AKP Taufan Akbar mengatakan, bus yang ditumpangi Warda tiba di Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 07.10 WIB. Sekitar pukul 09.00 WIB, bus tersebut masuk ke Dermaga MB III dan melanjutkan perjalanan dengan menaiki KMP Gerbang Samudera 2 untuk menyeberang ke Bali.

Sekitar 15 menit kemudian, Warda mulai mengalami kontraksi. Situasinya dengan cepat menjadi mendesak karena proses persalinan berlangsung saat bus masih berada di atas kapal.

“Sekitar pukul 09.15 yang bersangkutan mengalami kontraksi,” kata Taufan.

Warda akhirnya melahirkan secara normal di dalam Bus Sinar Jaya. Petugas yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ketapang untuk memberikan pertolongan kepada ibu dan bayi.

Dievakuasi ke RSUD Blambangan

Setelah mendapat penanganan awal, Warda dan bayinya dievakuasi menggunakan ambulans. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Menurut Taufan, kondisi ibu dan bayi selamat setelah tiba di rumah sakit. Bayi yang dilahirkan Warda diketahui berjenis kelamin laki-laki.

“Alhamdulillah bayi lahir sehat, ibu selamat,” ujar Taufan.

Peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian perjalanan Warda dari Bogor menuju Bali. Saat kontraksi muncul, kapal belum melanjutkan penyeberangan karena masih berada di kawasan Pelabuhan Ketapang dan menjalani proses bongkar muat.

Source link