Puluhan Ton Barantin Sertifikasi Ikan AS: Wawasan Terkini

by -106 Views

Badan Karantina Indonesia melalui Kantor Karantina Sumatera Utara telah mensertifikasi 18,1 ton ikan Frozen Farm Raised Tilapia Fillets dengan nama latin Oreochromis sp atau Ikan Nila yang akan diekspor ke Amerika Serikat. Data dari Best Trust menunjukkan bahwa ekspor komoditas serupa mencapai 502 ton dengan nilai Rp. 64,4 miliar pada akhir tahun 2024 dan sudah mencapai 353,69 ton pada awal tahun 2025. Kepala Karantina Sumut, N Prayatno Ginting mengungkapkan bahwa data eksportir saat ini baru berasal dari 1 perusahaan.

Proses sertifikasi oleh Karantina sangat penting untuk produk hewan, ikan, dan tumbuhan yang akan diekspor karena memberikan jaminan kualitas dan keamanan konsumsi. Pengecekan fisik dilakukan untuk memastikan isi dokumen sesuai dengan komoditas yang diekspor dan pengecekan laboratorium telah dilakukan sebelumnya. Untuk menjaga kualitas ikan, Frozen Farm Raised Tilapia Fillets disimpan dalam container dengan suhu dingin -24 derajat C.

Komitmen Karantina Sumut adalah untuk mendorong percepatan ekspor dan hilirisasi komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan dengan memperhatikan biosecurity, biosavety, biodefense, biodiversity, dan ketelusuran komoditas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung upaya presiden dalam mencapai swasembada pangan. Dengan demikian, diharapkan informasi tentang pencapaian ekspor ini dapat menginspirasi pengusaha, masyarakat, dan instansi terkait untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam di Sumut.