Mansory dikenal dengan mobil-mobil berani dan kreatif yang dihasilkannya. Setiap karya dari perusahaan ini selalu menampilkan body kit yang unik, interior yang penuh warna, dan material serat karbon yang berlimpah. Namun, karya terbaru Mansory menunjukkan level keren yang sama sekali baru. Mereka berkolaborasi dengan seniman pop terkenal, Alec Monopoly, untuk membuat lukisan tangan di 10 unit SUV Mercedes-Benz G-Class yang bisa dikonversi, di mana masing-masing hanya diproduksi satu unit saja.
Karya seni yang dihasilkan Alec Monopoly seringkali menampilkan karakter Mister Monopoli yang menjadi ciri khas G-Class baru hasil modifikasi oleh Mansory. Salah satu contohnya adalah G-Class dengan pintu belakang yang diperpendek, dihiasi dengan warna-warna cerah seperti teal, kuning, merah muda, biru, hijau, dan merah di bagian sisinya. Bahkan, motif warna-warni dari Tuan Monopoli, Paman Gober, dan Richie Rich dihadirkan dalam desain ban serep di bagian belakang mobil.
Meski tampak eksterior yang begitu mencolok, di balik kap mesinnya terdapat mesin V-8 4.0 liter twin-turbo Mercedes yang kini menghasilkan tenaga 820 hp dan torsi 848 pound-feet, dengan peningkatan signifikan dari standar 585 hp dan torsi 627 lb-ft. Performa G-Class hasil sentuhan Mansory ini juga tak bisa dianggap remeh, mampu mencapai 0-62 mph (0-100 km/jam) hanya dalam 3,9 detik dan kecepatan tertinggi 155 mph (249 km/jam).
Bagi 10 pelanggan yang beruntung, mereka bisa menyesuaikan interior mobil sesuai dengan selera mereka, mulai dari jenis kulit, pilihan warna, hingga desain quilting. Interior juga tidak luput dari sentuhan seni Alec Monopoly, dengan detail-detail trim pintu dan pegangan dasbor yang dihiasi dengan desain buatan tangan. Tak hanya unik dari segi tampilan, setiap mobil Mercedes yang dimodifikasi oleh Mansory juga mengalami perubahan signifikan, termasuk atap konvertibel yang membuat mobil semakin eksklusif.




