Hyundai telah merespons tren layar besar dengan menawarkan kontrol konvensional di mobil-mobilnya, namun SUV listrik terbarunya, Elexio, justru menampilkan layar 27 inci yang dominan. Meskipun Hyundai sebelumnya menekankan keamanan pengemudi dengan tombol konvensional, Elexio justru mengejutkan dengan pesta layar yang menggabungkan sistem infotainment dengan layar penumpang. Meskipun masih ada tombol fisik di setir dan panel pintu, namun kurangnya tombol dasbor cukup mengejutkan mengingat pernyataan sebelumnya dari Hyundai.
Pada tahun 2023 dan 2024, beberapa pejabat dari Hyundai mengakui frustrasi dan ketidaknyamanan pengguna terhadap kontrol layar sentuh. Meskipun produsen mobil mulai mengkonsolidasikan fungsi ke dalam layar untuk memangkas biaya, namun masih ada preferensi regional yang mempengaruhi desain kendaraan. Tren layar besar dalam mobil juga terlihat di Cina, dengan interior mobil-mobil terbaru yang penuh dengan layar. Meskipun demikian, keputusan Hyundai untuk menggunakan antarmuka berbasis layar kemungkinan tidak hanya terbatas pada Cina, dengan sistem infotainment Pleos Connect yang akan datang menjanjikan tampilan gaya tablet raksasa. Hyundai berencana untuk meluncurkannya ke lebih dari 20 juta kendaraan, namun masih belum jelas apakah tombol fisik akan tetap ada. Berdasarkan preferensi regional, pasar Cina lebih suka kendaraan yang terhubung dengan AI dan layar besar, sementara preferensi di Eropa lebih condong pada kembali ke tombol fisik yang mudah diakses.




