JLR, sebelumnya dikenal dengan nama lengkap Jaguar Land Rover, tengah berusaha membangun citra sebagai konglomerat merek mewah yang besar. Meskipun Jaguar tetap menjadi merek utama, namun Range Rover, Defender, dan Discovery kini juga dianggap sebagai merek tersendiri di bawah naungan Land Rover. Salah satu perkembangan terbaru dari strategi branding JLR adalah pengenalan logo baru untuk Range Rover, meskipun logo tersebut tidak akan terpampang di mobil secara langsung. Logo ini terdiri dari dua huruf R yang dipertemukan dengan posisi terbalik, membentuk simbol yang menjadi representasi lebih kecil dari merek Range Rover. Logo ini dirancang untuk digunakan pada berbagai produk dan aksesori terkait merek Range Rover, mengingatkan pada desain pola yang sering kita lihat pada merek mewah lainnya, seperti Goyard atau Louis Vuitton.
Tidak hanya Range Rover yang melakukan perubahan logo, BMW lima tahun lalu juga menghadirkan versi baru dari logo ikonik mereka untuk keperluan branding tanpa langsung diterapkan pada mobilnya. Hal ini menjadi tren yang sedang digalakkan oleh berbagai merek otomotif, termasuk Bentley yang baru saja meluncurkan logo baru minggu lalu. Sebagai bagian dari transformasi global yang sedang berlangsung, Jaguar juga mengimplementasikan logo baru. Range Rover sendiri tengah bersiap-siap untuk merilis model mobil listriknya, yang telah menarik minat lebih dari 60.000 orang yang mendaftar dalam daftar tunggu.
Sehingga, dalam waktu dekat, kita akan melihat mobil listrik Range Rover dengan identitas merek yang baru, termasuk logo terbaru yang menjadi ciri khas dari evolusi merek ini. Dengan langkah-langkah strategis ini, JLR berharap dapat terus memimpin dan memperkuat posisinya di pasar mobil mewah.





