Czinger, produsen mobil kecil asal Amerika Serikat, telah mengumumkan pembatalan rencana untuk memperluas jajaran produknya dengan menghadirkan grand tourer dan SUV. George Biggs, yang baru saja ditunjuk sebagai CCO, menyatakan bahwa rencana tersebut telah dibatalkan untuk menjaga kesinambungan merek Czinger yang mewah.
Menurut Biggs, fokus perusahaan akan tetap pada pengembangan dan penyempurnaan supercar 21C dengan varian baru. Beliau menjelaskan bahwa melibatkan diri dalam tren pasar SUV dapat menimbulkan hambatan jangka panjang bagi perusahaan, dan oleh karena itu Czinger akan tetap berkomitmen pada filosofi dan konsep hypercar yang unik.
Sejak awal pendiriannya pada tahun 2019, Czinger telah menunjukkan inovasi dalam penggunaan teknologi pencetakan 3D dalam industri otomotif. Rencana ke depannya mencakup pengembangan model-model masa depan yang berbasis pada teknologi dan ide baru yang sedang dikembangkan oleh tim perusahaan.
Dengan menarik diri dari rencana SUV dan grand tourer, Czinger ingin fokus pada pengembangan 21C dengan inovasi seperti pengaturan tempat duduk normal dan peningkatan kinerja. Biggs menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas dan konsisten untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam industri mobil mewah.




