Mengapa Xpeng Mengadopsi Pendekatan Kontroversial Tesla?

by -212 Views

Produsen mobil, Xpeng, dilaporkan mengubah pendekatannya terkait penggunaan lidar dalam mobil listrik otonomnya. Menurut Candice Yuan, direktur senior Xpeng, perusahaan semakin percaya diri dengan pendekatan visi yang tidak melibatkan lidar. Xpeng menggunakan model VLA yang terdiri dari visi, bahasa, dan aksi untuk melatih sistem AI mereka. Meskipun persaingan seperti Waymo dan Zoox menggunakan data lidar untuk melatih AI mereka, Xpeng tetap pada pendekatannya yang lebih sederhana dan tidak melibatkan lidar.

Xpeng membangun sistem swakemudi yang disebut Navigation Guided Pilot (XNGP), yang diharapkan dapat beroperasi di mana saja di China. Meskipun Tesla masih membutuhkan pengawasan pengemudi konstan, Xpeng percaya bahwa pendekatannya yang mengandalkan kamera dan video lebih murah, sederhana, dan dapat diskalakan secara global. Meskipun demikian, Xpeng bukan satu-satunya perusahaan Cina yang menggunakan pendekatan berbasis visi untuk otonomi.

Meskipun pihak Xpeng telah menguji sistem FSD Tesla dan mengundang Elon Musk untuk mencoba XNGP, Xpeng tetap pada pendirian mereka terkait penggunaan lidar. Meski otonomi sejati sudah di depan mata selama satu dekade, Xpeng tetap skeptis terhadap janji-janji tersebut hingga teknologi yang sepenuhnya dapat diandalkan hadir. Kesimpulannya, Xpeng tetap mempertahankan pendekatannya yang sederhana dan percaya diri dalam mengembangkan mobil listrik otonomnya.

Source link