PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah menyiagakan ratusan personel untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, memimpin apel gelar pasukan sebagai tanda kesiapan pada tanggal 18 Desember 2025. Dalam pengumumannya, Ali Afandi menekankan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama selama periode angkutan tersebut, dan seluruh elemen KAI siap untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman dan nyaman.
Lebih lanjut, KAI Daop 7 Madiun telah menurunkan 642 personel untuk pengamanan di daerah rawan dan menambah 117 personel tambahan untuk menjaga 39 perlintasan sebidang yang belum dilengkapi petugas jaga. Selain itu, terdapat delapan perjalanan kereta api tambahan yang disiapkan, termasuk KA Brantas tambahan dengan keberangkatan dari Stasiun Blitar. Diperkirakan terjadi peningkatan perjalanan sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak arus penumpang pada Minggu, 28 Desember 2025.
Untuk memastikan aspek keselamatan SDM, KAI Daop 7 Madiun juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk melakukan tes bebas narkoba secara acak terhadap pegawai, termasuk masinis, asisten masinis, kondektur, polisi khusus kereta api (Polsuska), teknisi, dan petugas layanan pelanggan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba. Dengan persiapan yang matang ini, KAI Daop 7 Madiun siap untuk melayani pelanggan dengan baik selama masa angkutan Nataru.





