Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep untuk terus menjadi wadah pembinaan yang profesional dan inklusif. Menurut beliau, kepengurusan yang baru harus mampu melibatkan semua pihak terkait bola voli agar pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik. Fauzi menyatakan bahwa kekuatan bola voli Sumenep terletak pada partisipasi luas masyarakat dari berbagai lapisan, mulai dari desa hingga sekolah. Namun, untuk mengubah potensi ini menjadi prestasi yang nyata, dibutuhkan manajemen organisasi yang kuat. Bupati Fauzi menyoroti pentingnya kolaborasi antara PBVSI dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan swasta, dalam memperkuat ekosistem olahraga voli di daerah. Selain itu, ia juga mendorong PBVSI Sumenep untuk menargetkan prestasi di level nasional. Hal ini dapat dicapai melalui manajemen organisasi yang profesional dan program pembinaan yang menyentuh akar masalah. Bupati Fauzi juga menegaskan bahwa olahraga tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan. Oleh karena itu, ia berharap kepengurusan baru PBVSI Sumenep dapat segera menyusun program kerja yang jelas dan terukur untuk mendukung pembinaan atlet voli di daerah.
Bupati Fauzi Minta PBVSI Sumenep Rangkul Profesional





